This is it 1001 in2008
Selama lebih 8 bulan, aku memiliki blog ini. Sebuah media yang pernah membuat aku begitu kecanduan karena hasrat ingin mengetahui seperti apa reaksi individu lainnya terhadap tulisanku, dan tentu juga lebih menghargai tulisanku sendiri, yang tadinya kucerat dimana saja, di organizer, hape, laptop, kompie, buku atau apa sajalah yang memiliki tempat untuk ditulisi, berserakan kemudian terbuang, tapi dengan adanya blog ini, aku memiliki tempat untuk meletakkan sampah-sampah tadi dalam display yang lebih apik. Continue Reading »
Kepada cintaku Continue Reading »
Surat terbuka kepada seorang aku –Pencari di entry level:
Alam menuntunmu mencari jawaban yang kau pertanyakan dalam gelisah tidurmu. Sayang sekali keadaanmu malah mirip seperti laron yang tertarik cahaya, mendekat dalam arah sempurna tapi tak mengerti makna. Hanya jasadmu yang hadir disini, ruhmu entah kemana ia pergi mengembara. Continue Reading »
Bulan sabit pucat pasi menggantung dilangit dalam frame hitam putih yang didekap sunyi. Desir angin memanggil kenangan berkumpul, mengadakan kenduri, sebuah perhelatan sederhana. Kata-kata pun mulai mengalir, fasih menatah kalimat, menyebab sungai beriak mencari muara. Pun begitu, bisakah begini? Berderetan, berjejalan, pertanyaan masuk berhamburan. Aku gemetar. Continue Reading »
Aku ingin diingat seperti ini dik. Continue Reading »
“Lihat daun yang aneh!” Continue Reading »
Sore meluruh di kota Medan, dilangit yang sepi oleh awan sekumpulan alap-alap sibuk berceloteh dalam perjalanan menuju sarang. Continue Reading »
Ada siluet hujan di bawah lampu jalan. Garis tipis memotong udara, berebutan menyentuh bumi. Hampir pukul delapan malam, belum ingin pulang. Continue Reading »
Selamat Hari Ibu Continue Reading »

