Perpisahan

Tema perpisahan dalam berbagai bentuk skenario, beberapa waktu terakhir ini kerap hadir dalam perjalanan babad ganjil hidupku. Mulai dari sekedar mendengar curhat menye-menye sampai menyaksikan saat sakaratul maut. Mulai dari menyaksikan simbahan air mata sampai meringis ngilu mendengar jerit kesakitan.

Manusiawi tentunya jika aku, meski tak mengalami secara langsung tapi seolah-olah ikut merasakan apa yang mereka rasakan, empati, tapi sekaligus juga terselip rasa takut saat membayangkan ketika tiba giliran. Continue Reading »

Perempuan tanpa nama duduk sendirian diantara gerigi bebatuan tepi danau, menunggu pagi, meski dia kelihatannya tidak terlalu peduli apakah fajar masih bersedia menemuinya.

Aku pelarian” desisnya lirih Continue Reading »

Beberapa hari yang lalu seorang blogger –identitas dirahasiakan demi keamanan sang pelapor-, :mrgreen: mengirimkan sebuah file kepadaku. Isinya sebenarnya tidak terlalu serius, tapi cukup untuk membuat pertanyaan ini melintas di benak.

Hal-hal apa yang bisa dijadikan tolak ukur, penting atau tidaknya seseorang? Continue Reading »

Coz Life Is Too Short

Life is too short, You don’t know what’s the meaning till you in my place Continue Reading »

Hai-hai pren….Long time no c ya :)

Biji ini pren, ane ada mo bikin pres konpres dikit.

Silakan duduk manis didepan kompienya masing-masing. Udah siap??!! Yuuk mari……… Continue Reading »

This is it 1001in 2008

This is it 1001 in2008

Selama lebih 8 bulan, aku memiliki blog ini. Sebuah media yang pernah membuat aku begitu kecanduan karena hasrat ingin mengetahui seperti apa reaksi individu lainnya terhadap tulisanku, dan tentu juga lebih menghargai tulisanku sendiri, yang tadinya kucerat dimana saja, di organizer, hape, laptop, kompie, buku atau apa sajalah yang memiliki tempat untuk ditulisi, berserakan kemudian terbuang, tapi dengan adanya blog ini, aku memiliki tempat untuk meletakkan sampah-sampah tadi dalam display yang lebih apik. Continue Reading »

- Surat Cinta

Kepada cintaku Continue Reading »

            1 Continue Reading »

Surat terbuka kepada seorang aku –Pencari di entry level:

Alam menuntunmu mencari jawaban yang kau pertanyakan dalam gelisah tidurmu. Sayang sekali keadaanmu malah mirip seperti laron yang tertarik cahaya, mendekat dalam arah sempurna tapi tak mengerti makna. Hanya jasadmu yang hadir disini, ruhmu entah kemana ia pergi mengembara. Continue Reading »

Duh,

Bulan sabit pucat pasi menggantung dilangit dalam frame hitam putih yang didekap sunyi. Desir angin memanggil kenangan berkumpul, mengadakan kenduri, sebuah perhelatan sederhana. Kata-kata pun mulai mengalir, fasih menatah kalimat, menyebab sungai beriak mencari muara. Pun begitu, bisakah begini? Berderetan, berjejalan, pertanyaan masuk berhamburan. Aku gemetar. Continue Reading »

Halaman Berikutnya »