Surat terbuka kepada seorang aku –Pencari di entry level:
Alam menuntunmu mencari jawaban yang kau pertanyakan dalam gelisah tidurmu. Sayang sekali keadaanmu malah mirip seperti laron yang tertarik cahaya, mendekat dalam arah sempurna tapi tak mengerti makna. Hanya jasadmu yang hadir disini, ruhmu entah kemana ia pergi mengembara.
Selayaknya mushaf yang dipegang ahli Tahqiq, ayat demi ayat selalu inklusif dalam cacahan cerita. Berkesesuaian di khususnya keadaan. Bagaimana bisa kau tegakkan kalimah tanpa wahdatul wujud antara akal dan hati. Begitu banyak yang datang, begitu banyak yang terbuang. Makna tercerat lalu tersia, mengerucut lalu menghampa.
Pun jika kau bukanlah orang yang dipilihNya :::: “Dan Allah menentukan rahmatNya kepada orang yang dia kehendaki” Surah Al Baqarah:105:::: kau bisa mengandalkan janjiNya yang Maha Sempurna :::: Surah Al A’raf:56 “ Sungguh rahmat Allah itu dekat kepada orang-orang yang berbuat baik”::::
Karena telah teranglah hukumnya: Hanya kepada kehendak Allahlah bersandar segala sesuatu dan bukan kehendak Allahlah yang bersandar kepada sesuatu.
Tidakkah itu melegakan, mengetahui keputusan dipegang Zat yang Maha Adil dan bukan ditangan kita. Sebab tak terbayangkan kehancuran seperti apa yang dibuat khalifah Allah dimuka bumi ini, jika kehendak mutlak ada ditangannya.
Jadi, hadapkan jasad dan ruhmu menempuh perjalanan ini, segera
Sekedar mengingatkan, kau memegang akses limited time based, 3 windu telah terpakai…sepertinya tak banyak sisanya.
== … ==
== … ==
Jujur ga kusangka secepat ini, aku kembali menjejak dalam mode kontemplasi ga jelas ini. Entah apa aku udah cukup siap untuk melewatinya lagi (terakhir kali begini aku ngedrop, chasis carry engine ferrari di medan humvee d’oh). Tadinya aku menduga perjalanan om Dana lah yang akan menarikku, waktu si om mulai menatahkan perjalanan jenarnya tapi sepertinya Fun Brontoknya B Zal bekerja lebih awal. Mudah-mudahan bisa mengikuti langkah mereka.. Amiin


Januari 8, 2008 at 3:23 pm
3 windu = 24 taun dong?
met ultah yak…
*sok tau*
Januari 8, 2008 at 3:24 pm
*cuma geleng-geleng kepala, sangking terpesonanya
*
ah tapi ini :
kau memegang akses limited time based
yeah, benar sekali dan perjalanan pulang itu akan berakhir juga pada ujungnya
Januari 8, 2008 at 3:56 pm
seandainya aku sadar sesadar-sadarnya bahwa setiap hari bisa saja saja jadi hari terakhirku… mungkin hari-hariku akan lebih baik lagi..!
Januari 8, 2008 at 3:57 pm
Aaarrgh.. Jangan ingingatkan saya pada kepulangan..
Januari 8, 2008 at 6:13 pm
wah..tulisan yang begini aku suka
met ultah *sok tau 2*
Januari 8, 2008 at 7:18 pm
“Sekedar mengingatkan, kau memegang akses limited time based, 3 windu telah terpakai…sepertinya tak banyak sisanya.”
hohohoho….
ulang tahun kah? saia sih ndak mudenk, yang saia mudenk, fostingan ini bagoss sangadh, dan benul-benul mengalir dengan bgidu lembudna…
huff…
Januari 8, 2008 at 8:35 pm
siapa yang ulang tahun nih?
*sok tahu 3*
Januari 9, 2008 at 2:10 am
Eh, kok banyak yg komen ngucapin ultah sih??
Saya baca ini malah jadi inget yang namanya kematian itu semakin dekat adanya…
Januari 9, 2008 at 3:33 am
“Selamat Ulang Tahun….”
*Makin ngaco….*
Januari 9, 2008 at 5:24 am
wuah ULTAH nih? met tambah Tua yak
makna postingan ini daleeemmmm….
serius!
salam kenal yal
*salaman*
Januari 9, 2008 at 10:13 am
jadi gimana?? jadi gimana???
saya mau ditraktir dimana???
(hehehe…ikut-ikutan ngaco)
Januari 9, 2008 at 1:22 pm
Aku balas ya suratnya, pake surat kaleng…klontang2…
*kaburr.. salah lempar, ups.. ada yg benjol*
Januari 9, 2008 at 3:25 pm
mbak may ultah??!
“MET ULTAH..!!”
moga2 tmbh plus2 deh..
kopdar yuk mbak..
*mumpung ada yg ultah, bs ditodong traktiran ni*
Januari 9, 2008 at 4:01 pm
Kepada semua yang menyangka dirikuh berulang tahun … maap.. salah tuh

terlalu cepat beberapa bulan
=========================
baris terakhir ditujukan buat diriku sendiri, untuk mengingatkan otakku yang keras kepala ini akan perjalanan pulang yang mendekat sementara bekal belum ada
==========================
sory ya.. aku lagi males bales koment
mumet
Januari 9, 2008 at 8:18 pm
cepet sadar-sadar …
*coment buat aku dewe*
Januari 9, 2008 at 10:35 pm
Syukurlah, jadinya saya nggak perlu bertanggung jawab jika nanti kau gila.
Btw, selamat berkontemplasi lagi.
Januari 10, 2008 at 9:54 pm
::may, “subhanallazi byadihi layla”, singkirkan siapapun…terlebih-lebih saya…