Kepada cintaku
Go, aku mencintaimu, sungguh. Denganmu aku merasa kuat membentengi aku. Mungkin kau tak kan percaya apa yang akan kukatakan, tak apa, kau bisa mulai dari sekarang.
Go, apa kau ingat kau seringkali memuji kehebatanku, kecerdasanku? Apa kau juga ingat tawaku yang selalu pecah mendengar kata-katamu itu?. Sebenarnya Go, kau lah yang hebat, karena aku takluk padamu Go, bahkan aku hanya alat bagimu, iya kan Go?
Aku tahu kau pasti akan menyangkalnya –aku sangat mengenalmu, lebih dari yang kau tahu. Tak apa-apa Go, aku tak menyalahkanmu, semua kulakukan sebagai bentuk cintaku padamu –aku tahu itu absurd. Lagipula setelah kupikirkan, akulah yang menyebabkan keadaan ini. Yup, aku, akulah yang membuatmu acapkali lolos dari cercaan, akulah yang membuatmu berkelit dari tanggung jawab, dan aku juga yang selalu mencarikanmu celah untuk menghindar. Aku hebat ya Go, eh salah, aku alat yang hebat ya Go.
Go, aku mencintaimu, sungguh. Bersamamu aku merasa memiliki kekuasaan. Masa-masa itu Go….hmmmffhhh..betapa menyenangkan, tak ada yang berani mengatur kita, kekuasaan milik kita Go, kekuatan milik kita Go.
Tetap saja menggelitik saat mengingat masa itu. Go, tau gak apa yang paling aku suka darimu? Kesetiaanmu Go! (aku tahu kau pasti terkekeh membacanya tapi itulah yang kurasa). Saat aku jatuh, saat aku patah, saat aku kalah, kau bersedia menjadi perisaiku, bahkan sebelum kuminta. Tak peduli seberat apapun itu, kau selalu memastikan aku bangkit berdiri, menatap tegak. Dan saat itu, entah seberapa parah keadaannya, aku percaya aku bisa selamat, karena kau disisiku.
Go, aku mencintaimu, sungguh. Tapi sayangnya ini bukanlah surat cinta, lucu ya Go, seringkali aku ingin menulis surat cinta kepadamu dan selalu saja tak pernah tertulis lalu sekarang, saat aku mampu menulis yang tertulis bukanlah surat cinta. Go, tak ada yang berubah dengan cintaku kepadamu Go, masih tetap seperti dulu. Namun aku tak bisa membiarkan hubungan ini berlanjut. Go, jika saat ini kau sedang berdiri, duduklah dahulu, aku ingin mengatakan keputusanku. Sudah?
Go, maaf, hubungan ini harus sampai disini.
Tunggu, jangan berhenti membaca dulu, aku akan jelaskan kenapa.
Go, kita adalah unsur pembentuk air, H2O. Engkau Hidrogen dan aku Oksigen, kita serasi bersenyawa. Tak ada yang salah dengan itu, karena itu adalah sinergi, cinta kita yang salah, semacam cinta terlarang kalau meminjam bahasa para pujangga. Sebab cinta itu telah menambahkan energinya kedalam ikatan kita. Efeknya elektron-elektronku menjadi overlapping. Ketidak stabilan adalah mimpi buruk bagi kita, para unsur, tapi bagi senyawa itu adalah kematian. Dan senyawa itu adalah jasad dan ruh tempat kita terdeteksi. Apa kau paham sekarang, kita terperangkap dalam takdir Go. Kita harus tetap menjaga sudut ikatan kita, tidak mendekat dan tidak menjauh. Jika kita memaksakan untuk merapat, senyawa akan mengurai..insan menyebutnya sebagai: mati. Memang sih kita tak ikut mati, tapi kita akan terpisah jauh, kau akan segera naik dengan cepat keudara sementara aku takkan mampu mengikuti langkahmu, aku akan merayap, paling banter aku akan dijodohkan dengan carbon, lalu menghasilkan CO atau CO2.
Sepertinya tak ada pilihan lain kan? Sebenarnya ada, tapi aku tahu kau pasti tak suka. Go, pernah kudengar dalam struktur es kita bisa mendapat jarak yang lebih sempit dan rapat dibanding fase cair ini, tapi disana rigid Go, sedangkan kau paling tak suka terkekang
, jadi sepertinya ini pilihan terbaik ya Go.
Go, cintaku, untuk pertama kalinya kuminta buktikanlah cintamu dengan tetap menjaga jarak. Kita akan mulai belajar mencukupkan keadaan, seperti bumi dan bulan, mencintai dalam jarak, di kejauhan. Ego ku, saatnya tiba, janji ya Go jadi anak baik
Salam
Logika
==========================
Berita ga penting:
Buat yang merasa dikirimin sms anonim dari nomer tak dikenal (beuh.. capek-capek aku beli nomer baru, koq ½ dari yang dikirimin bisa nebak siapa pengirimnya… kenafa??? kenafa???), dengan ini dinyatakan –ya walau udah ketauan, bahwa pengirim sms itu adalah diriku.
:::This is the rule, No asking just answer. I got something bother my mind. What is more important to keep the connection or to keep the feel::::
Dan responden menjawab: Feel, Just keep the feel, Follow ur feel, feel absolutely …kecuali satu orang
, aku dah duga kamu pasti pilih opsi itu, aku setuju ma kamu dalam kasus tertentu (:hubungan, relasi, cinta) jauh lebih bijak dan jauh lebih berat memilih to keep the connection dibanding keep the feel, kalo kata Oracle dalam film Matrix: Love is a word what is more important is to keep the connection.
But this case, Feel seems better option, ini keputusan propesional, halah
:::Same rule, no asking just answer. U choose the feel but the consequent is the past memory banished, keep move or stay?:::
Dan responden menjawab: keep moving, I choose to keep move, MOVE!!!… dan kembali orang yang sama menjawab beda: Mostly human are blend in their own cause so still calm in any conditions (bahasa linggis kita sama belepotannya
) no koment lah buat yang ini
Makasih buat pendapat yang terpaksa ituh
So jadilah this is it


Januari 10, 2008 at 6:06 pm
posting terakhir..
Surat wasiat
Januari 10, 2008 at 6:06 pm
apa krn opsi yg dipilih ini>> keep the feel and move..
maka-a mbak may ‘off’..???!!
*misterius gini*
Januari 10, 2008 at 10:15 pm
::kalau saya engga akan melakukan itu may, biarkan aja dalam satu komponen, kan udah ada linkaran gasingnya… bersatu menjadi manfaat yg lebih baik mengapa terpisah, biarkan putaran gasing menjadi penuntun jalan
Januari 10, 2008 at 10:32 pm
“Buat yang merasa dikirimin sms anonim dari nomer tak dikenal”
saia ko ndak dikirimin?
Januari 13, 2008 at 11:41 am
Go .. go go go ..
Cowok emang begitu mbak
Go .. go go go ..
Ga usah sedih ya mbak
Januari 13, 2008 at 2:17 pm
nama lengkapnya Go itu Go-op ya??
kyaaaaaa
______________________________
sms yg mengagetkan, dan galak!! hampir ku maki, tapi keren…
ah embuh… beliau ini masai sangat hehehe
maaf
Ps: ada yang kelupaan, interaksi kimia-nya keren bu’ sungguh!!
Januari 13, 2008 at 4:18 pm
kok aku ndak dikirimi SMS?
Januari 14, 2008 at 12:10 pm
Waduh Hp saya lg rusak tuh layarnya, jd ga bisa liat SMS tuk sementara, nunggu perbaikan.
*serius mode on*
Januari 18, 2008 at 3:31 pm
ada ada aja nih, mbaknya. hehehe….
salam kenal ya!
Februari 18, 2008 at 2:05 pm
waks ternyata kamu tah!
tapi koq setelah di balas gak masuk yah?
dah ganti nomer lagi kah?
Mei 15, 2008 at 10:02 am
SMS me nan chatte….
Wah serius amat? Tapi ada benernya. Cinta kaya maen layang-layang kalo stedi bosan, diulur putus, ditarik putus atau jatuh. Tarik ulur jadinya….
Juli 14, 2008 at 7:05 pm
Go go go, ale ale ale, *lHo?! hehe,
ah cinta …