Archive for the 'Complex' Category
Surat terbuka kepada seorang aku –Pencari di entry level:
Alam menuntunmu mencari jawaban yang kau pertanyakan dalam gelisah tidurmu. Sayang sekali keadaanmu malah mirip seperti laron yang tertarik cahaya, mendekat dalam arah sempurna tapi tak mengerti makna. Hanya jasadmu yang hadir disini, ruhmu entah kemana ia pergi mengembara.
Aku ingin diingat seperti ini dik.
“Lihat daun yang aneh!”
Bacalah
Go, kemarin aku melihat teduh diujung malam. Aku ingin menyapanya tetapi ia tengah asyik bergelayut manja disisi Jiwa. Kuurungkan niatku jadinya, aku tak tega. Pertemuan mereka selalu singkat dan jarang sekali.
Ini ekskresi keakuanku [tidak dibuat untuk dimengerti, dipercaya dan diikuti]:
Keinginan ini berdegup begitu kencangnya, lalu melemah dengan sendirinya. Dibagian mana sekarang?bukan itu masalahnya. Pemaksaan kehendak hanya akan menjadikan hati terluka parah.
Ketika safe taker mencintai risk taker, dia akan keluar dari comfort zonenya, memaksa adrenalinnya bekerja, menguras tabungan keberaniannya dan belajar untuk bersiap menghadapi ketakutan.
Aku adalah Ra, bukan dalam helai sempurna, yang menguasai permainan rasa. Bukan seorang Ra seperti saat kau sebutkan keinginanmu kau kan mendekapnya bersisian dengan udara, bukan seorang Ra yang entah kau bahasakan dengan terbuka atau rahasia maka imaji terliarmu meluruh pada satu kata, tunduk. Aku hanya seorang Ra, keangkuhannya aku punya, kecerdasannya aku punya tapi [...]

